Tuesday, July 24, 2012

The Wijayas Family Trip - Forgetting Frogy

Day 4
2 July 2012
Location : Changi International Airport, Soekarno-Hatta International Airport

Hari terakhir di Singapura. Hmmm.. Cedih2 gimana gitu ya. Semangat deh. Liburan berakhir. Saatnya bekerja-keras kembali menata kehidupan *fighting* wooooo.. Kepulangan kami diantar oleh Ko Amed. Ci Dian ga ikutan, karena mereka gantian gitu cutinya, waktu jemput kan Ci Dian yang cuti, sekarang Ko Amed, (ternyata di Singapur, boleh cuti setengah hari). Kami diantar sampai ke terminal keberangkatan di bandara Changi. Lalu, say good bye deh..

... terdiam ..
... silent ...

Saya optimis, suatu hari kami pasti bisa pergi2 bareng lagi. Kali ajah, taun2 berikutnya, saya yang bisa biayain sekeluarga pergi liburan bareng. Amin. Huhuhuhuhuh..

Untuk Ci Dian - Ko Amed, terima kasih banyak sudah meluangkan banyak hal untuk liburan ini. Semoga kita selalu akrab sampai nanti2. Jangan sampai jarak dan waktu merenggangkan kita semua. I love you all.

Tiba-tiba..
Frogy : Ci2 koq aku ga diceritain, aku juga ikut ke Singapur??? Jahaaatt..
Saya : Waduh maaf Frogy, aku lupaaaa.. Ya udah aku upload foto kamu deh. Hehehehe..
Frogy : asik-asik

leha-leha aaahhh..

regards,
puji wijaya, blogger daughter

Sunday, July 22, 2012

The Wijayas Family Trip - Beach Family

Day 3
1 July 2012
Location : Prebysterian Church - Bukit batok, Sister' condominium at Bukit Panjang, and around Sentosa Island

Halo! :) Hari ini adalah hari Minggu, kami sekeluarga niat sekali untuk ke Gereja, dengan pengorbanan bangun pagi-pagi. Hohohohohoo.. Menyenangkan, bisa ke Gereja sekeluarga (akhirnya.. Kapan ya terakhir ke Gereja bareng2??). Kami kebaktian di Gereja Prebysterian daerah Bukit Batok yang letaknya lumayan jauh dari Sentosa (tempat menginap kami). Perjalanan ke sana menggunakan bus, kurang lebih, lama perjalanan 45 menit. Saya menikmati saat2 naik bus (walaupun agak ngantuk karena kemarin tidur kemalaman). Daerah Bukit Batok ini tidak se-mentereng dan se-wah wilayah Singapura yang sering kita lihat di brosur2 pariwisata. Bukit Batok adalah kawasan pemukiman, Ci Dian dan Ko Amed juga tinggal di daerah sini (lebih tepatnya di daerah Bukit Panjang). Hmm.. Mungkin kalo di Indonesia itu, Bukit Batok ni mirip kawasan Tangerang kali ya yang banyak perumahannya.

welcome home! :)

Kebaktian berlangsung dengan khidmat. Mama-Papa saya juga terlihat menikmati kebaktian, secara kebaktiannya pake Bahasa Indonesia. Hehehehe.. Saya udah watir aja ni kalau2 kebaktiannnya pakai Bahasa Inggris. Lalu lucunya, ketika di Gereja ini saya merasa seperti di Jakarta. Hahaha.. Because everyone talk in Bahasa. Wahahhahaha..Gubrak banget deh. Lalu, Mama, Papa, Ndut, saya kenalan juga dengan beberapa teman dari Ci Dian - Ko Amed, yang menurut saya, they are really warm people. Selesai kebaktian, kami mengunjungi HDB (Housing Development Board - semacam apartemen milik pemerintah, tidak dijual untuk foreigner, hanya untuk PR [ Permanent Residence ] atau citizen --> warga negara Sg, Ko Amed sudah jadi PR, tapi Ci Dian belum), tempat tinggal Ci Dian - Ko Amed yang cukup nyaman, walaupun masih mengontrak. Semoga tahun depan kalau ke Singapura lagi, kami bisa menginap di tempat tinggal milik mereka pribadi (amin).

bentukan HBD, beda dengan condo

Di siang hari kami kembali ke Sentosa untuk main ke pantai. Oya, sebelumnya saya mau pamer. Wkwkwkwkw.. Jadi selesai di Festive Hotel, kami sekeluarga menginap di hotel bertemakan musik yang keren beud (saya tidak menyangka) yaitu Hard Rock Hotel Singapore. *clink.. clink.. blink.. blink.. Memang benar si, keren sekali lho hotelnya. Wahahahha.. Suka deh! Interior kamarnya rockstar banget. Ada ornamen lampu disko & sofa pub di kamar, lalu wallpaper temboknya Jimmy Hendrix donk, trus di kamar mandi, tempat toiletries nya berbentuk gitar. Trus gw harus bilang WOW gitu?? Ho-oh lha.. WOW nya dobel.. Hwhwhwhhw.. Trs, kami sekeluarga jadi norak2 gitu nginep di sana. :D

gue harus bilang WOW gitu..

Keliling2 Sentosa, kami mampir foto2 di Universal Studios (ga masuk karena waktu kami terbatas), lanjut capcus ke Siloso Beach. Pas nunggu trem datang, Papa & adik saya sempat foto dlu dengan ular jinak dan berpose ala India. Papa saya sumpeee lucu banget. Di pantai, kami main2 air tapi gak sampe basah2 sih, ga bawa baju soalnya. Hahahaaa.. Lalu, Mama-Papa saya foto2 post-wed lagi deh.. #eaaaa

berkibarlah..... rambut-ku..

Acara terakhir sebelum kami pulang, yaitu nonton Songs of The Sea. Suatu pertunjukan canggih, yang bikin merinding. Hahahahaha.. Penilaian saya, five star deh buat acara ini. Hmmm.. permainan cahaya laser, air, api, dan suara yang sangat luar biasa. Best multisense entertainment ever. Saking bagusnya, Papa saya sepertinya sangat terkesima gitu ya, jadi tepuk tangan terus, dan sempat beberapa kali leading applause gitu ahhahaha.. Gaya abis si Babeh. :) Kecapean seharian main di pantai & jalan2 di Sentosa, lalu kami pulang ke hotel dan saatnya pamitan dengan Ci Dian - Ko Amed. I am so thankful, they made our precious vacation

Dorajex & Doramed, thanks!!!!

Malam hari. Kecapean sih. Tapi, ada yang membuat saya penasaran. Saya & Papa saya punya ide sebelum pulang tidur dan ke dunia mimpi. "Pa, gimana kalo kita lihat Casino?" dan Papa saya mau donk! Penasaran banget kita hahahhaha.. Jadilah saya & Papa menjadi mafia casion selama kurang lebih satu jam. Ga ikut main sih, cuma liat doang. Wkwkwkwkw.. Ternyata untuk foreigner gratis lho masuknya. Trs, karena muka saya agak imut2 saya diperiksa dua kali, takutnya mungkin usia saya belum 21 tahun kali ya. Hahahhaaa.. Selain ada aturan umur, soal pakaian juga ada aturannya, kita ga boleh pake sendal jepit & celana pendek untuk masuk ke sini. Seru banget di dalam Casino. Kayak di film2 dalamnya. Di sana banyak banget orang Cina main judi semacam capsah, roulette, blackjack, bingo, poker, dll. Bapak2, Ibu2, Tua-Muda, semua main judi maaan.. Lucunya, ada lho Kakek2 duduk di kursi roda pake infus di hidung dan dy main roulette. Waaaa.. Di sini, saya berasa Ben Campbell di film 21. Gatel sebenarnya tangan ini pengen coba mesin Pachinko. Hahahahahha.. Puji2.. No.. No.. XD

Bro, watch me! Gaul kan.. Mamen..

Yap, berakhir lha hari ketiga kami keluarga Wijaya di Singapura. Hmmm.. Tidak terasa besok sudah harus pulang ke tanah air tercinta. Terima kasih Tuhan untuk beberapa hari berharga ini, bisa kami habiskan bersama keluarga.

regards,
puji wijaya, blogger daughter

Friday, July 20, 2012

The Wijayas Family Trip - Orchids Everywhere


Day 2
30 June 2012
Location : Singapore Botanical Garden, around Chinatown, around Orchard Road, Lucky Plaza - Ojo Lali Indonesian Restaurant, Little India - Mustafa Supermarket, Ba Kut Teh restaurant, Clarke Quay

Horeee di hari kedua ini kami sekeluarga akan mengunjungi Singapore Botanical Garden. Sebelumnya, saya juga belum pernah ke sini. Lucu juga sih ya, secara Kebun Raya Bogor yang di negara sendiri belum pernah dikunjungi, sekarang malah mengunjungi kebun raya negara orang hahahha.. Lanjut, ngomong2 tentang kebun raya ala Singapura, perlu diketahui bahwa orang Singapura itu doyan sekali jogging. Wop??? Iya, entah itu lari pagi, siang ato sore. Dimana dan kapanpun. Entah karena mereka menganut gaya hidup sehat atau karena untuk menjaga penampilan (tetap langsing bo!). So, di sini cukup ramai dikunjungi. Banyak yang lari pagi, jalan2 dengan peliharaan, piknik sampai foto pre-wed. Beda banget yah sama kebun/taman di Indonesia yang kesannya suram dan mistis. Sepi2 gimana gitu, sampai2 dicap sebagai tempat melakukan perbuatan terlarang.

kalau yang ini foto post-wed bukan pre-wed hahaha..

Keringetan juga sih muter2 sampe siang, padahal keliatan di peta itu kecil lho. Hahahaha.. Di dalam Singapore Botanical Garden, ada beberapa 'tempat singgah' contahnya tempat khusus untuk Anggrek (National Orchid Garden), tempat khusus untuk jahe (Ginger Garden), taman khusus anak2 (Jacob Ballas' Children Garden) dan sungai Eco-Lake. Berhubung, waktunya kudu seharian kalo mau liat semua, so, kami memutuskan untuk melihat National Orchid Garden. Berhubung Mama saya juga suka banget sama yang namanya Anggrek. Di sini juga kita bisa melihat 'pohon lima dollar', pohon yang gambarnya tercetak di uang 5 Dollar SGD. :)

sama kaan..

National Orchid Garden, saya kira tadinya cuma kebun kecil yang banyak ditanemin anggrek, biasa2 ajah gitu. Tapi ternyata menarik sekali dalamnya. Anggrek2 yang ditanam bukan hanya anggrek2 biasa, tapi ada yang langka juga, yang menarik Singapura juga memiliki lembaga riset yang berfokus pada budidaya & pelestarian anggrek. OMG. Majunya. Lalu, saya juga baru tau kalau Anggrek itu ragamnya luar biasa banyak. Bentuknya beraneka-ragam, sampai ada yang keriting2. Waaaaa.. Di sini, Mama saya lagi2 mendadak narsis, dikit2 "De, potoin.." oalhaaa.. Kocak deh si Mama.

ya ampun Anggrek dimana2..

Kami lalu makan siang di Rumah Makan Indonesia di Lucky Plaza daerah Orchard Road. Di sini tipe2 makanannya penyetan gitu, ayam bakar-goreng, ikan bakar-goreng, dan yang mengejutkan di sini ada Teh Botol Sosro. Hahahahhaa.. Harganya tapi mantep banget yaitu 1,8 SGD (belasan ribu rupiah). Nama restorannya Ojo Lali (Jawa banget yaaa..) yang masak ternyata orang Magelang, cerita punya cerita ternyata si Ibunya sudah migrasi ke Singapura sejak 7 tahun yang lalu. Adik saya, Ndut, bahagia bukan main akhirnya dia bisa makan makanan yang cocok di lidah. Ndut kurang suka Chinese food (begitu juga dengan Mama Papa saya *padahal kami Chinese descent tapi lebih suka makanan Sunda-Jawa wkkwkwkwk..). Selesai makan, kami begahol di mall2 besar Orchard.

Hari kedua ini bisa dibilang harinya belanja. Kami ke Chinatown & Little India (Supermarket Mustafa, recommended!). Mama saya membeli oleh2 untuk bagi2 ke saudara dan kerabat. Menjelang sore, kami makan di warung Ba Kut Teh (restoran yang jual berbagai makanan Chinese spesial daging babi). Kalo saya kasih penilaian, nilainya 10 plus bintang 5. Kuahnya enak banget (sampe sekarang saya masih ingat lho rasa kuahnya) daging babinya pun besar2 (kata Ci Dian - Ko Amed babinya impor dari Indonesia). Mantap2. Saya senang sih, tapi Papa Mama & adik saya keliatannya kurang doyan.

cuisine war - Indo vs China

Malam hari kami dihabiskan di daerah Clarke Quay tempat gahol ekspatriat. Di sini kita cuma liat2 aja sih. Tadinya adik saya & papa saya mau main G-Max reverse bungee (semacam bungee-jumping, kita duduk di sebuah kursi lalu dilempar seperti ketapel -- kiri ke kanan or bawah ke atas). Melihat semua sudah kelelahan, lalu kami pulang ke hotel deh. Waaaahhh.. Masih ada satu hari lagi menjelajah Singapura. Esok, kita mau main2 di pantai dan sekitar Pulau Sentosa. Oyeaaaa.. ^^

regards
puji wijaya, blogger daughter

Tuesday, July 17, 2012

The Wijayas Family Trip - Meeting with Miss Marina

Day 1
29 June 2012
Location : Soekarno-Hatta International Airport, Changi International Airport, food court in Outram Park, Resorts World, Marina Bay Sands, ArtScience Museum, Merlion at One Fullerton, and food court Singapore's Flyer

Aloha!
Ini adalah hari bersejarah. Secara, akhirnya setelah ditunggu2 setelah sekian lama, keluarga saya liburan juga. Hahahaha. Lalu, hari ini juga saya dag-dig-dug setengah mati karena saya harus bertanggung jawab atas Mama, Papa & Si Ndut. Yang lebih ngerti tentang travelling & bandara kan saya, jadi saya berasa tour-guide gitu. Hadeuh.. Hedeuh.. ^^ Fyi, kami sekeluarga berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, kami sempat menginap semalam di rumah kerabat Papa saya, lalu jam 7 pagi hari-H kami diantar ke bandara. Sebenarnya penerbangan kami jam 9:45 am, tapi berhubung Jakarta adalah kota unpredictable soal waktu, maka lebih baik kami datang gasik deh daripada telat.

Perasaan saya agak campur aduk, agak cemas juga takut ada napa2 di bandara sekaligus senang karena bisa pergi2 bareng keluarga. Saya merasa lucu, ketika baru menyadari kalau ternyata orangtua saya itu juga panikan kalo ke tempat baru. Mama saya parno-an pas tas diperiksa di electronic gate. Trs, Papa saya juga takut pas di imigrasi. Kalo si Ndut takut kalo nyasar di bandara. Saya jadi mikir, andai Mama-Papa saya pergi jalan2 sendiri bisa apa gak ya.. Hadudududu.. Masa harus ditemani terus nih.
Lalu, ketika masuk pesawat juga ada kejadian kocak, ketika Papa saya tiba2 bertanya begini:

Papa : "Nok*, ini pesawatnya pake bahan apa ya koq bisa terbang?"
Saya : "Gak tau Pa" --> males mikir gueh
Papa : "Baja ringan ya kayaknya, hebat yang bikin"
Saya : -.-" --> haduh Pa, kalo udah tau napa nanya
*Nok = panggilan anak perempuan

Another question..
Papa : "Kalo pesawat ini kapasitas penumpangnya berapa ya Nok?"
Saya : "Berapa yaaa.." --> mikir lalu saya ngitung, ada 24 baris lalu dikalikan 6
Saya : "kira.. kira.. 150-an Paaa.."
Papa : "Banyak juga yaaa.. Hebat."
Saya : Zzzzzzz..


dapat roti-minum di penerbangan low-cost. Recommended - JetStar! >.<

Sesampainya di bandara Changi, saya lupa2 inget dimana ya pintu keluarnya, lalu berbekal sotoy & serpihan ingatan tahun lalu, akhirnya saya nemuin juga pintu keluarnya. Wkwkwkwkwk.. Menunggu beberapa menit, lalu kami dijemput oleh Kakak saya yang heboh2 pas datang. Hahahaha.. Saya kadang gak nyangka, kalo kami bisa bertemu lagi di tempat lain selain bertemu di rumah. :) Hahaaa.. Selanjutnya, kami melakukan perjalanan menuju ke hotel tempat tinggal kami di daerah Resorts World, Sentosa. Kami sempat mampir ke foodcourt dlu untuk menikmati makan siang bersama -pertama- kami di Singapura. Waaaaa..

Untuk menuju Pulau Sentosa, kami naik monorail dari Vivo City. Di sini kita sempet liat2 dlu skypark-nya Vivo City yang ternyata bagus banget, jadi kita bisa lihat Pulau Sentosa dari kejauhan gitu. Papa - Mama saya sepertinya terpana, malah jadi betah di sana. Sudah gitu lucunya, Mama saya mendadak narsis gitu, minta foto sana foto sini *tepokjidat*. Hahahahaa..

angin cepoi-cepoi di skypark - Vivo City

Malam ini kami menginap di Festive Hotel, hotel ini lumayan mewah menurut saya. Kaget juga sih Kakak saya menginapkan kami di sini. WOW banget sebenarnya. Hahahaahaa.. Sudah beres2 barang, lalu kami langsung lanjut jalan2 ke Marina Bay Sands. Saya dan adik saya HORE banget. Apalagi sudah niat banget pengen liat ekshibisi Harry Potter di ArtScience Museum. Oh em geeee. Asik2. Di Marina Bay Sands, Papa-Mama saya lagi2 godek2, terpana liat Miss Marina berdiri menjulang dengan indahnya. Hahahaha.. Lalu, saya dan Ndut ngacir ke Artcience Museum buat lihat ekshibisi. Oya, di sini kami juga dijemput oleh suami Kakak saya. Yeayyyy!! Harry, I'll be on your home!

Ekshibisi Harry Potter menurut saya cukup bagus. Sayangnya ga bisa foto2 di dalam. Yaaaaaa.. Lalu, ternyata  saya juga baru tau kalo ekshibisi itu bukan cuma liat2 doank, tapi juga ada interaktifnya. Ketika pertama kali masuk, kami diajak untuk memakai sorting hat, lalu di dalam kami juga seperti review film HarPott, mencoba pelajaran Herbology, dan duduk di sofa Hagrid yang guede banget. Menyenangkan. Hahahahah.. Di akhir perjalanan, saya dan Ndut mencetak foto ala HarPott & membeli cool-stuff, yaitu Bertie Botts Any Flavour Beans. Heyaaaa.. :)

beberapa penampakan di ekshibisi Harry Potter

Puas dengan petualangan negri dongeng ala Harry Potter. Saya kembali ke Marina Bay Sands untuk bertemu dengan Mama-Papa, Ci Dian-Ko Amed. Lalu, kami puas2in foto2 di sekitar situ. Nah, di sini saya baru tau kalau tissue bisa menjadi peredam cahaya blitz kamera, jadi hasil fotonya lebih soft. Keren, thx Ko Amed. Hehehehehe.. Lalu, kami juga lihat laser-playing yang disorot dari puncak Marina Bay Sands & serta ngintip latihan pemuda-pemudi Singapura untuk Hari Kemerdekaan (di stadion dekat situ). Sudah puas bertemu dengan Miss Marina lanjut kami caw ke One Fullerton untuk foto bareng Merlion, yang ternyata sedang direnovasi :(, kami cuma bisa foto sama yang mini deh. XD

Merlion sedang dalam perbaikan

Foto2 & ketawa2 ternyata memakan energi yaaa, alhasil kami sekeluarga laper. Kami makan malam di foodcourt dekat Singapore' Flyer. Dan saya menemukan makanan yang lucu, yaitu kerang oseng-oseng yang ngakunya 'pilihan terbaik se-Singapura' hahahahha.. Okelha. Dicoba, rasanya lumayan. Amis sih tapi not bad. *jempol*

Best Oyster in town

Habis makan kami pulang ke hotel untuk istirahat. Papa-Mama saya kakinya pada pegel, yaaaa.. namanya jalan-jalan memang pengorbanan energi ehhehehhe.. :D hari pertama di Singapura sukses membuat Papa-Mama bahagia. Menyenangkan sekali melihat mereka liburan, sejenak melupakan urusan toko dan rumah. Hmmm.. So, bagaimana dengan esok hari? Stay tune.

regards,
puji wijaya, blogger daughter

Sunday, July 15, 2012

The Wijayas Family Trip - Introduction

Haluuu..
Selamat hari Minggu.
Hmmm.. Sempat mikir2 juga, hari Minggu kyk gini enaknya posting tentang apa ya. Diingat-ingat lagi ternyata saya belum posting tentang liburan saya akhir Juni – awal Juli kemarin. Sebelum basi, okelah, saya buat posting tentang liburan, mumpung hawa2nya masih liburan juga. Wkwkwkwkw.

Liburan sekolah kali ini saya dan penghuni rumah (Mama, Papa, dan adik saya, si Ndut) mengunjungi kakak saya di negara sebrang. Terhitung selama pernikahan Kakak saya bulan Oktober 2011 lalu, kakak saya tinggal di negara lain gitu. Sempat 3 bulan menclat ke US mendampingi suaminya mengerjakan proyek di sana, akhirnya Kakak saya settle juga di … Singapura. Sebenarnya liburan ini bukan Mama-Papa saya yang buat rencananya. Kakak saya dan suaminya yang sengaja men-set liburan ini. You know, keluarga saya kan bukan tipe keluarga doyan piknik. Mama saya pikir jutaan kali kayaknya kalo mau pergi2 untuk liburan (baca: tutup toko). Kalo Papa saya si tipenya santai, liburan hayuk, ngga juga gpp, dy mah orang paling santai se-dunia (kayaknya nular ni ke saya).

Orang yang paling semangat untuk pergi2 liburan tentu saja saya dan si Ndut. Adik saya, si Ndut yang paling excited deh, selain memang lagi masa labil (remaja bo!), dy gemar berhedon-ria. Saya sendiri, senang banget bisa berlibur lagi dengan keluarga, sudah lama sekali lho kami ga pergi2 ke luar rumah dengan tujuan à PLESIR (jadul banget ya kata ini). Terakhir, saya ngerasain ‘plesir dengan keluarga lengkap’ itu kayaknya pas kelas 5 SD, waktu itu ke Bali, itu jg perginya bareng sodara. Seringnya keluarga kami ini pergi2 untuk mengunjungi sodara, silahturahmi, ke nikahan kerabat, ato mentok2 ya makan bersama di luar rumah, tapi itu juga jarang2 banget. Jadi ya, momen liburan tahun ini bisa dibilang berkesan. Lalu, lucunya juga, sekarang keluarga saya kan nambah, Kakak saya sudah punya suami, saya jadi punya Kakak laki-laki. Hore.. Hore.. :)


So, bagaimana petualangan keluarga Wijaya di Singapura??
Oke siap-siap ya, stay tune.

regards,
puji wijaya, blogger daughter

Friday, July 13, 2012

Writing Process

Setengah tahun ini saya akan menjadi full undergraduate thesis writer. Komitmen ini diambil mengingat IP saya sudah cukup bagus (mata kuliah mengulang & mata kuliah pilihan yang semester kemarin saya ambil dapat A semua, moment bersejarah dimana saya dapat IPS 4.0 ahhahahaha..). Semester ini saya tidak lagi masuk ke kelas untuk kuliah tapi masuk ke ruangan dosen untuk bimbingan skripsi formal (omaygoat, keren banget, akhirnya).

Saya senang, selama bertahun-tahun hanya menjadi research assistant, sekarang saya conduct research sendiri. Mau nya sih sok2an idealis dengan tema keren dan metode penelitian advance serta analisis data rumit. Tapi, saya pikir2 lagi, riset yang baik itu tidak harus 'susah' koq, riset yang baik itu dimana apa yang mau dicari dengan metode penelitiannya pas, pas di hati, pas di otak, pas di kantong, dan pas di waktu tentunya. Menargetkan diri menyelesaikan ini dalam waktu setengah tahun, menurut saya, tidak muluk-muluk. Hal ini juga realistis untuk dijalani. Ya, doakan ya untuk yang terbaik.


Berhubung saya tiap hari (kecuali Sabtu) akan kencan dengan Undergraduate Thesis (saya panggil si Uthe, a.k.a skripsi), so, saya akan jarang2 online untuk hal-hal hedon internet (seperti update social media, ngaskus, baca komik via web, download lagu or MV Korea or Jejepangan). Sedih juga sih meninggalkan hal-hal yang disukai, tapi mau bagaimana lagi ya, ini demi masa depan, demi sekolah lanjut, demi orangtua, demi semuanya deh.

Akhir kata, mengutip quotes dari sebuah buku:
Lebihkan Usaha, Lebihkan Doa, Lebihkan Sabar - A. Fuadi


best regards
puji wijaya, full-timer Uthe writer

Sunday, July 8, 2012

My Holiday Greeting E-Card


Selamat liburan handai-taulan. Semoga dengan musim liburan semester ini, hidup kita bisa menjadi seimbang kembali ya. Pergunakan waktu2 berharga liburan dengan kegiatan yang berguna, misalnya mengerjakan skripsi *seperti yang saya lakukan hehehe curhat*, jangan hanya tiap pagi nonton infotainment, siang hedon ke mall dan malam internetan. Ayo, buat hidupmu lebih hidup. Aheeee.. Bisa juga ni, liburan, eksplorasi tempat baru, misal untuk yang tinggal di Jogja, main2 lha ke Bantul, Wonosari, Kulonprogo ato Kota Gede, di sana banyak tempat yang tidak kalah keren dengan tempat wisata di daerah lain. Sudah hemat biaya, dapat kesenangan dan pengetahuan baru pula.

Perlu diingat, liburan itu tidak selalu mengeluarkan uang banyak dan heboh2 seperti pergi ke luar negri ato ikutan paket wisata yang harganya kurang pas di kantong, bisa koq liburan menyenangkan dengan dana minim. Karena sebenarnya hakikat dari liburan itu kan kebersamaannya (kalo dilakukan dengan orang lain e.g: keluarga, teman, pasangan, kerabat) dan refleksi kebahagiaannya (untuk self-improvement). Kalo hanya dihabiskan di rumah atau dalam kota, selama hal itu membuat kamu mendapatkan kedua hal di atas, sah-sah saja kalau disebut liburan yang menyenangkan. Happy holiday!!! :)