Wednesday, May 12, 2010

DoraemoNet

Teman, kalian pasti mengenal tokoh Doraemon..
Yap2..
Robot kucing milik Nobita yang merupakan pemberian dari cucu nya di masa depan.
saya ialah salah satu dari big fans nya Doraemon, saya menonton Doraemon dari jaman TV 14inch warna kreyek2 sampe sekarang, dimana TV 3D muncul di pasaran. Doraemon banyak menginspirasi saya dalam banyak hal, terutama dalam imajinasi saya ketika sedang “susah”. Ketika saya berbeban berat dan punya banyak masalah, saya tiba2 terpikir Doraemon,
“coba aja ya.. ada Doraemon..”
“needs Doraemon..”
“Doraemon... Tolongin donkkk..”
Saya bagaikan Nobita, yang pulang sekolah menangis dan merengek2 minta bantuan Doraemon.. Dan secara ajaib, lewat kantong ajaib nya.. tarrraaa.. munculah alat-alat luar biasa yang bisa mengatasi berbagai macam masalah..

Hmmmm.. Dalam ceritanya, Doraemon lahir di abad 21. Dan dalam kenyataan, sekarang sudah abad 21.. Saya belum dengar, ada orang yang sudah dapat menciptakan Doraemon, tetapi sadarkah anda bahwa “Doraemon” sebenarnya sudah diciptakan.. Dalam bentuk yang berbeda..

Yaitu..
Internet..

Yap2..
Internet.. Bagai kantong ajaib Doraemon.. Internet bisa mengeluarkan apa saja.. Bisa membantu kita dari masalah yang bermacam-macam. Gbs masak - belajar dari internet, ga punya pacar – cari aja lewat internet, mau beli barang – internet donk, kerjain tugas kuliah – tenang kan ada internet.. Semua-mua nya internet.. Kita tu jadi mirip banget sama Nobita yang apa2 harus minta sm Doraemon..
Kalau dipikir2, internet itu sangat mempengaruhi hidup kita ya. Padahal internet itu barang baru, masih sangat muda umurnya, internet baru muncul di tahun 1980-an, tapi impact nya besar. Kadang dilematik juga, di satu sisi, internet itu sangat berguna, informasi bisa kita dapatkan dengan sangat mudah tetapi di sisi lain karena kebanjiran informasi jadi kita sering mendapatkan informasi yang tidak tepat atau tidak berguna.


Bagi orang-orang seusia kita, kita masih beruntung karena lahir di jaman yang tidak sepenuhnya “internet-based” tapi terbayangkah adek2 kita yang lahir di abad 21, jamannya “Doraemon”, yang sejak lahir, mereka akan dengan segera mengenal internet. Internet yang kita miliki sekarang bukan internet yang child-friendly. Anak-anak malah menjadi pihak yang paling rentan terhadap bahaya cybercrime. Konten-konten buruk di internet bukan hal yang mudah dihindari, meskipun sudah ada banyak sistem atau program yang menjanjikan pengawasan ketat mengenai informasi yang diberikan oleh internet untuk anak, tatapi tidak berpengaruh banyak. Buktinya, ya, yang seperti kita dengar di berita akhir-akhir ini, ada yang diculik oleh teman di jejaring sosial lha, ada anak yang kecanduan pornografi lha, ada yang rela tidak sekolah karena keasikan main game online, dan banyak cerita lain.

Ironis memang, tetapi ini lah kenyataannya. Sesuatu yang diciptakan pastinya memiliki sisi positif dan negatif. Internet pun tidak sepenuhnya buruk untuk anak. Internet membuka wawasan anak dengan lebih luas. Tidak ada lagi kata “tidak bisa belajar karena tidak punya uang untuk membeli buku”, sekarang bayar 2000 rupiah sudah bisa belajar dari internet, tidak harus membeli buku yang harga nya mencapai puluhan ribu rupiah. Anak dimudahkan untuk mengetahui segala sesuatu tanpa mengeluarkan banyak energi, hasil efisiensi tenaga dapat dipergunakan untuk belajar hal yang lain, tentunya dengan seperti ini berarti semakin banyak pula yang dapat dipelajari oleh seorang anak. Ilmu pengetahuan pun dapat berkembang dengan lebih cepat. Dengan demikian, taraf hidup manusia dapat lebih baik dari sebelumnya.

Maka itu, teman, seperti kisah Doraemon yang kita tonton, setiap kali Nobita mempergunakan alatnya dengan tidak bijak, ia akan kena batunya sendiri. Sama seperti internet, mari kita pergunakan “ia” dengan bijaksana. Dengan menanamkan nilai-nilai moral dalam pemakaian internet, kita sudah membangun budaya baru yang membuat internet lebih sehat. Bukan untuk sendiri tetapi untuk generasi abad 21 yang lebih baik, terlebih adik-adik kita yang terbanjiri informasi.

Bukan kita menutup kerannya, tetapi tutuplah bagiannya yang bocor.

Anak-anak, mari kita surfing internet..

http://www.bulaksumur-online.com/

6 comments:

soka said...

untuk lomba ya Pudz?

djoe said...

lomba...lomba...
mampir bentar bu...

Yusnita Febri said...

suka Poto Narsis Puji
naah gitu dong, kan gak keliatan klo Puji sering dudul :)

Anonymous said...

De, doraemon bukannya abad 22??

Anonymous said...

Yang di atas itu aku, cicimu.
Hehehe..

poedjie widjaja said...

abad 21 Ci..