Monday, September 13, 2010

Maaf

Halooohuppppp..
Selamat Hari Lebaran, Minal ‘Aidin wal-Faizin..
Mohon maaf lahir dan batin ya..

tadi pagi gw baru saja pulang dari kampung halaman, besok gw udah mulai aktif kuliah dan melakukan hal-hal yang freak lagi..
T.T
Terkadang berharap liburnya diperpanjang, tapi ga bisa, saya bukan rektor universitas..
HAHAHAHA..

Omong-omong soal Lebaran, salah satu yang terpenting dalam momen ini ialah bermaaf-maafan. Dimana-mana juga kalo orang Lebaran pasti nyambungnya:
Kembali ke fitrah
Maksudnya setiap orang punya kewajiban untuk memaafkan orang lain, karena di hari Lebaran ini semua orang lahir kembali menjadi manusia baru.
Nah, secara spesial, gw dalam posting ini ingin meminta maaf kepada seseorang..
(mumpung momen nya pas hehehehe..)

Kepada siapa???

Kepada..

A friend
Who brought me good things to be remembered

alias
mantan pacar gw.

WHATTTTTT the HEEEEEEE*********L????

fyi,
Sodara-sodara sebangsa setanah air, setelah mendapatkan seorang cowo, di tahun yang sm jg, gw harus menerima kenyataan : kembali menjadi JOMBLO (yang bahagia). Terdengar menyakitkan sepertinya. gw jg pantes2 aja dikasihani oleh orang lain. Secara proses pacaran gw ini ternyata kurang lancar. Ehehehehehe.. Skrg, gw jg gmw ngumbar2 kesedihan terlalu banyak karena gw memang sudah siap dengan keputusan ini, dan menurut gw kata ‘putus’ itu memang yang terbaik untuk kami berdua.
(berasa artis di infotainment yang bikin konferensi pers tentang perceraian wkwkkwkwwkwkwk..)

Kami putus..
Bukan karena kami selingkuh,
Bukan karena tidak ada kecocokan lagi di antara kami berdua (udah kyk judul lagu ajeee.. ehehhe..),
Bukan karena salah satu berbuat semena-mena,
Bukan karena kekerasan dalam pacaran,
Bukan karena banyak dusta di antara kita (ini judul lagu lagi wkwkkwkwkw..)

Kami putus, karena kami mau lebih bahagia

gw bisa lebih fokus ke kuliah gw. gw udah di tahun ketiga. It’s time to be serious.
Dia juga bisa mencapai cita-citanya buat ngebahagiain orangtuanya dengan memiliki akademik yang lebih baik dari sebelumnya.
Dan gw menghargai cara mama nya menuntut dia menjadi orang yang baik di masa depan. Mungkin ketika gw jadi orangtua, gw jg akan melakukan hal yang hampir sama.
gw memaklumi pengambilan keputusan dia, as a man, untuk tidak mengambil resiko backstreet karena tidak aman untuk kedua belah pihak.
gw jg sangat maklum ketika dia bingung memulai dan mengakhiri pembicaraan karena memutuskan hubungan sama groginya dengan membangun sebuah hubungan.
Dan gw..
sekarang..
tidak akan menuntut lagi terlalu banyak, karena, kami ini TEMAN.

Yap. Maaf ya TPLP, mungkin dalam 3 bulan ini, gw bukan pacar yang sweet. Sorry jg kalo dalam sebulan belakangan gw jadi suka neror u, by SMS hahahhahha.. Karena cewe itu butuh kepastian, jadi ini bisa jadi pelajaran buat u. Lalu, kalo u baca posting ini, sorry kalo gw jadi publish cerita kita kemana-mana, ya itulah resiko nya punya pacar BLOGGER, lain kali kalo u cari pacar bisa jadi pertimbangan pacar kamu itu blogger apa bukan ehhehehe..

Hmmm..
(notes yg ini lbh personal)
Oya, gara2 kejadian ini, gw jadi lebih tau banyak tentang kisah hidup u :D gw tau u ga mau mengulangi hal yang sm terjadi. Lalu, kalo u masih punya ganjelan sama ‘someone else’ u harus selesein itu, ga baik lho ada unfinished business. Dan kalo u punya sesuatu yang harus dikejar, ya kejar lha.. Ehehehhe.. gw tau u orang yang hebat dalam mencapai sesuatu.

Ada beberapa lagi pesan gw buat u:
- jangan anggep perbedaan sebagai sebuah halangan, yang beda itu tidak selalu salah koq
- punya pendirian sendiri itu penting, salah satu bentuk pendewasaan, harus bisa ambil keputusan, keputusan u yang ‘ini’ itu udah bagus koq, ayo2 u pasti bisa mengambil keputusan2 lain
- gw masih mau denger cerita2 u koq, jadi kalo u butuh, gw bs jd pendengar yang baik. gw pengen banget bisa bantuin u.. really..
- sekarang, gw udah ga sedih2 lagi, :D oya, buku jurnal tentang u masih gw simpen, tapi udah gw tutup & bungkus, gw bakal simpen ini terus, tapi ga gw baca dalam waktu dekat, demi kenyamanan pribadi.
- thanks banget TPLP buat kebersamaannya (jadi terharu..) dan sekali lagi maaf kalo aku punya banyak salah..

Someday, kalo gw dikasih kesempatan untuk bisa ketemu sm u, gw pengen kita ketemu lagi karena ‘kebetulan’

Thanks for everything.


Regards
Puji wijaya, a happy-blessed-single

4 comments:

Anonymous said...

hikss.. saya sedih...
terutama kalimat ini
"Someday, kalo gw dikasih kesempatan untuk bisa ketemu sm u, gw pengen kita ketemu lagi karena ‘kebetulan’"

karena waktu kalian jadian, g uda hebring2 bilang klo ini uda takdir.. ditemukan oleh kebetulan = takdir

Go go Ji.. Someone's better and the best-est is outside there, waiting for you. If it's not, time will cure! TPLP has to strive for his future and when he's already reach the tip, he's gonna come to you!

-fepuhe-

verdgie said...

gw lagi baca blog ini sambil dengerin ajari aku by adrian martadinata..
honestly, it feels so deep and gloomy..
but, still believe that u will get some1 that can you believe, n care each other, okay?
keep the spirit pudj..
^^v

Anonymous said...

So proud of you, De...
May it's hard to say good bye, but I think it's harder to share the story to the others without pain or tears.

God bless both of You

-a happy-blessed-double- -->Hahaha.. ga jelas.

Anonymous said...

bolehkah aku sebut merk dari TPLP kak ?